Sunday, April 26, 2015

Uji Non Response Bias data tesis dan disertasi

Uji non response bias adalah cara untuk menguji bias kesimpulan yang diakibatkan oleh kurangnya kecukupan data dan/atau perubahan cepat sikap responden.

Seorang surveior mencari data survei kepada 100 responden di tempat yang berjauhan. Untuk mengatasi hal tersebut ia menyebar kuesioner melalui email dan pos surat.

Setalah ditunggu 3 minggu ternyata 80 kuesioner kembali dan sisanya sebesar 20 kuesioner tidak kembali. Surveior merasa cukup sehingga berlanjut ke tahap analisis data dan menarik kesimpulan. Survei pun selesai.

Tetapi masalah muncul ketika hanya 60 kuesioner yang kembali dan sisanya sebesar 40 tidak kembali. Surveior tidak berani menganalisis data lebih lanjut berdasarkan hanya dari 60 data yang kembali.

Persentase 40 adalah jumlah sangat besar dan dapat berpengaruh terhadap kesimpulan. Jika surveior hanya bergantung pada analisis data sebesar 60 kuesioner dipastikan kesimpulan terjadi bias. Peristiwa ini disebut respon bias (Armstrong dan Overton, 1977).

Cara paling ampuh yaitu mengirim 40 surat lagi sebagai pengingat disertai kuesioner yang sama kepada responden yang tidak mengisi kuesioner. Setelah 2 minggu ditunggu sebanyak 30 responden tersebut mengisi kuesioner.

Dengan demikian surveior sudah memiliki 90 data yang diinginkan. Dirasa sudah cukup kemudian tahapan berlanjut ke analisis data, menarik kesimpulan dan survei pun selesai.

Tetapi survei ini memiliki kelemahan jika surveior berhadapan dengan responden yang memiliki sikap cepat berubah, misalanya survei yang dilakukan terkait dengan sikap politik menjelang pemilu. Ini juga menyebabkan respon bias.

Cara mudah yaitu melakukan uji non respon bias dengan membandingkan 60 kuesioner yang kembali pada tahap pertama dengan 30 kuesioner yang kembali pada tahap kedua menggunakan uji beda atau t-value dan p-value.

Jika hasil uji menunjukkan tidak ada perbedaan kelompok sampel 60 kuesioner dengan kelompok sampel 30 kuesiner atau p value > 0,05 maka disimpulkan bahwa tidak terjadi respon bias dan analisis bisa berlanjut.
 
 

No comments:

Post a Comment