Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Tuesday, May 21, 2013

BBM untuk Android dan iOS Tidak Tersedia untuk Tablet


Beberapa hari yang lalu BlackBerry mengumumkan bahwa aplikasi andalan mereka, BlackBerry Messenger akhirnya akan menjelajah ke platform lain yaitu Android dan iOS dalam waktu dekat. Tapi ada rasa pahit yang harus dirasakan sebagian pengguna perangkat kedua platform tersebut, karena tampaknya BlackBerry hanya memfokuskan untuk membawa aplikasi BBM ke smartphone saja saat perilisan perdana nanti.



Vivek Bhardwaj selaku kepala BlackBerry Software Portfolio, menyampaikan ke media TrustedReviews bahwa BBM tidak akan tersedia untuk perangkat tablet baik Android maupun iOS saat peluncuran perdananya nanti. Bhardwaj menambahkan, Smartphone merupakan fokus utama kami dan kembali lagi apa BBM itu sendiri. Jika anda melihat BBM dan ikatannya dan aktivitas, karena hal tersebut adalah ponsel, dan orang-orang bisa dimana saja.
Meskipun berkata demikian Bhardwaj mengatakan bahwa layar lebih besar masih masuk dalam hitungan, termasuk layar ekstra-besar, seperti Smart TV dan desktop yang mungkin akan ditelusuri kemudian.

Galaxy S4 Dinobatkan Paling "Hijau"

Samsung Galaxy S4
 Galaxy S4 dari Samsung menjadi smartphone pertama yang menerima sertifikasi ramah lingkungan (sustainability) dari TCO Development, lembaga asal Swedia yang mengevaluasi sebuah perangkat dari segi ekonomi, sosial, dan dampak terhadap lingkungan.

Seperti dikutip dari Cnet, sertifikasi TCO Development menunjukkan bahwa Galaxy S4 memiliki nilai tinggi untuk ketiga aspek di atas.

Artinya, perangkat ini diproduksi di pabrik yang "ramah" terhadap pekerja serta mengikuti konvensi Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan PBB.


Di samping itu, Galaxy S4 juga tidak mengandung material berbahaya seperti nikel, berilium, atau merkuri sehingga bisa didaur ulang dengan aman, serta memiliki charger yang efisien dan desain yang bisa diandalkan.

TCO Development sedang terlibat pembicaraan dengan produsen lain terkait sertifikasi ini. "Bahwabrand besar seperti Samsung memilih untuk disertifikasi oleh TCO adalah hal yang baik. Namun, produsen lain hendaknya juga menyertifikasi produk mereka demi kontribusi untuk masa depan yang lebih ramah lingkungan," ujar Direktur Sertifikasi Produk TCO Development Niclas Rydell dalam sebuah pernyataan.

Tujuan akhir dari sertifikasi TCO atas produk smartphone adalah menciptakan permintaan (demand) yang lebih tinggi terhadap produk ramah lingkungan. Permintaan dari konsumen bisa berpengaruh besar pada proses produksi suatu perangkat.

Galaxy S4 sendiri adalah seri ponsel premium terbaru dari Samsung, yang dibekali berbagai macam komponen hardware terkini, seperti prossor 8-core (4+4), layar Super AMOLED 5 inci dengan resolusi full-HD, serta kamera 13 megapiksel. 

YouTube Bakal Bebas "Buffering"

Google memperkenalkan sejumlah produk baru pada konferensi Google I/O di San Francisco, Rabu (15/5/2013) lalu. Salah satunya adalah video-codec open-source bernama VP9 yang akan difinalisasi pada 17 Juni mendatang.

Setelah itu, Google akan mulai menerapkan codec VP9 ke peramban internet Chrome dan situs berbagi video YouTube.

Codec VP9 merupakan bagian dari format audio-video WebM yang disponsori Google. Format tersebut didesain untuk memberikan kompresi video bebas royalti bagi video berbasis HTML5. 

Saat ini, WebM menggunakan codec VP8 sebagai alternatif H.264, codec video yang umum digunakan di internet. 

Dengan VP9, Google berharap bisa menyamai kinerja codec H.265 yang diperkenalkan Januari lalu. H.265 bisa memangkas ukuran video berkualitas DVD sebanyak 50 persen, misalnya dari 700MB menjadi hanya 350MB.

Jika VP9 bisa menyamai kinerja kompresi H.265, maka video dari YouTube seharusnya akan bisa diputar tanpa "buffering" alias lebih lancar tak perlu menunggu. Ini sangat berguna terutama bagi pengguna yang menonton melalui koneksi internet berkecepatan rendah.  

Kompresi yang lebih baik juga membuka kemungkinan untuk video lebih berkualitas dengan ukuran file yang sama.


Terlalu cepat

Masalahnya, Google mungkin bergerak terlalu cepat dalam mendorong VP9. Aplikasi browser di PC bisa diperbarui dengan segera, tetapi dukungan hardware untuk codec tersebut di perangkat mobile-yang diperlukan untuk decoding video tanpa menguras baterai- lebih sulit diterapkan. 

Matt Frost, senior business product manager Chrome Web Media Team mengatakan bahwa Google memiliki kepentingannya sendiri menyangkut codec VP9.

Menurut Frost, ukuran video yang lebih kecil akan memangkas penggunaan jaringan dan menghemat uang Google. Dia menambahkan bahwa pengguna internet menonton lebih dari 4 miliar video YouTube tiap harinya, dan Google melakukan streaming lebih dari 6 miliar jam video tiap bulan.

"Dengan codec yang sebagus VP9, kami bisa meningkatkan ukuran internet. Kami bisa meningkatkan kecepatan internet," ujar Forst, seperti dikutip oleh Cnet.

Nantinya, setelah memfinalisasi VP9 Juni mendatang, Google akan memoles kinerja codec tersebut, termasuk dalam hal encoding dan decoding video. Google juga berencana menerapkan VP9 untuk aplikasi video conferencing yang sensitif terhadap bandwidth

Ultrabook Pertama yang Penutupnya Dilindungi Gorilla Glass 3


Transformer Book hybrid dari Asus dikabarkan baru saja selesai diproses dari bagian review dan ujicoba, namun hal ini tidaklah menghentikan Asus untuk mengungkap produk baru yang membuat anda merogoh kocek lebih dalam. Salah satu produk tersebut adalah Zenbook Infinity, ultrabook pertama yang menggunakan Corning Gorilla Glass 3 untuk melindungi penutup laptop tipis tersebut. Generasi terbaru Gorilla Glass ini dikabarkan akan melindungi bagian luar penutup laptop dan keyboard yang berada di sekelilingnya. Ultrabook ini akan memiliki ketebalan hanya 15.5mm saja, yang berarti 14% lebih tipis jika dibandingkan dengan Zenbook sebelumnya.
Dikabarkan Zenbook Infinity akan diungkap pada acara Computex 2013 yang akan diadakan di Taipei dalam beberapa minggu ke depan. Asus mengatakan bahwa Zenbook Infinity ini akan dirilis pada Q3 tahun 2013 mendatang.


ASUS Zenbook Infinity - the World's First Ultrabook with a Lid made from Corning Gorilla Glass 3 - to Debut at Computex
Incredible performance and outstanding durability in an ultra-slim and elegant design
London, United Kingdom (20th May, 2013) - ASUS today announced that the new Zenbook Infinity Ultrabook™ will debut at Computex 2013. Zenbook Infinity features a beautiful new design that fuses glass and aluminium for a wonderfully slim profile with outstanding resilience. Thinner than the previous model, Zenbook Infinity makes innovative use of new Corning® Gorilla® Glass 3 with Native Damage Resistance™ on the lid and keyboard surround for sleek and durable style.
Slim, stylish and scratch-resistant
ASUS Zenbook Infinity raises the bar for notebook design with a seemingly impossible combination of elegance and durability. With a maximum thickness of just 15.5mm, Zenbook Infinity is an incredible 14% thinner than the previous generation Zenbook. By incorporating Corning Gorilla Glass 3 with Native Damage Resistance (NDR) on the outer lid and keyboard surround, Zenbook Infinity attains a dazzling first for notebook design - a sheer, high-gloss, finish that's highly resistant to scuff marks and scratches.
New Corning Gorilla Glass 3 has the same durability and thinness as Gorilla Glass 2, but uses Corning's proprietary NDR glass composition for superior scratch resistance, reduced scratch visibility and improved toughness. Corning Gorilla Glass 3 with NDR has three times the scratch resistance of Gorilla Glass 2, and gives a 40% reduction in the number of highly visible scratches with a 40% improvement in retained strength if a deep scratch does occur.
Zenbook Infinity features the pattern of fine concentric circles that's an ASUS Zenbook hallmark, but gains a beautifully clean and smooth exterior that's more resistant to the harsh realities of mobile life than notebooks that use more traditional materials.

Itsdagram, "Jembatan" Instagram di Windows Phone


Para pengguna perangkat berbasis Windows Phone sudah lama menunggu kehadiran aplikasi Instagram. Sayangnya, hingga saat berita ini dinaikkan, aplikasi berbagi foto tersebut masih belum juga hadir.

Para developer Windows Phone pun tidak kehilangan akal. Tidak ingin terus menunggu, seorang developer bernama Daniel Gray mengembangkan sebuah aplikasi yang menghadirkan layanan Instagram di dalamnya. Aplikasi tersebut dinamakan Itsdagram.

Aplikasi Itsdagram ini memiliki peran sebagai "jembatan" untuk Instagram. Pengguna dapat log-in ke Instagram melalui aplikasi tersebut. Nantinya, data-data yang ada di akun Instagram pengguna akan ditarik ke aplikasi ini.


Pengguna kemudian dapat browsing foto-foto yang diunggah oleh teman atau orang yang di-follow, langsung menggunakan Itsdagram.

Fitur mengunggah foto ke Instagram melalui Itsdagram pun tersedia.

Salah satu alasan mengapa Instagram begitu disukai adalah filternya. Filter tersebut dapat digunakan untuk mempercantik foto.

Nah, menyadari hal tersebut, pencipta aplikasi Itsdagram pun menyediakan berbagai filter foto yang dapat langsung digunakan. Filter ini sedikit berbeda, tetapi sudah mendekati filter buatan pihak Instagram.

Filter yang tersedia di Itsagram terdiri dari Pure, Daydream, January, Lofi, Earp, Times, Grace, Jack, Hobbes, Graffiti, Gorlini, Da Vinci, dan Van Googh.

Dikutip dari Neowin, Selasa (21/5/2013), Itsdagram saat ini baru tersedia untuk Windows Phone 8 dengan harga 1,49 dollar AS. Versi Windows Phone 7 akan segera menyusul.

Komputer Android Seukuran Flashdisk


Produsen gadget ternama, Dell kembali membuat inovasi. Ya, di saat pesaingnya seperti Acer, HP, Asus dsb sedang getol-getolnya memperkenalkan produk berupa tablet, Dell justru memperkenalkan sebuah Komputer Android yang berukuranminiyakni sebesar Flashdisk. Adapun Komputer Android mini dari Dell ini diberi nama Dell Project Ophelia.
Meski mengusung ukuran yang amat kecil dan berbentuk seperti halnya flashdisk pada umumnya,Project Ophelia ini tetaplah sebuah komputer yang dapat digunakan untuk mengakomodasi kebutuhan komputasi menggunakan sistem operasi Android. Komputer Dell Project Ophelia ini nantinya akan menggunakan sistem operasi Android veris 4.0 Ice Cream Sandwich atau lebih baru.

Patut disayangkan karena Dell tidak mau memberikan bocoran mengenai spesifikasi baik itu dari segi Dapur pacu atau fitur secara detail. Namun yang jelas, produk ini akan bersaing di pasar komputer Android kelas low-end.
Meski demikian, komputer Android mini Dell Project Ophelia ini memiliki kemampuan yang sama dengan sebuah tablet Android, yakni kemampuan untuk mengunduh dan menginstall aplikasi dari Google Play Store, WiFi, memainkan musik dan video, dan semua yang dimiliki oleh tablet Android.
Berdasarkan beberapa rumor di internet, Komputer mini Project Ophelia ini nantinya akan dijual dengan harga US $100 atau sekitar Rp 900 ribuan. Dell sendiri pernah mengatakan bahwa komputer Android mini Project Ophelia ini akan mulai dipasarkan pada pertengahan tahun ini, atau sekitar bulan Juni atau Juli mendatang.